Namanya Marji. Hadir di dunia tanpa ayah dan ditinggal sosok ibu. Siapa ayah? Hanya ibulah yang tahu. Sudah rahasia umum jika ibunya dulu adalah wanita nakal yang bisa dipakai siapa saja. Asal punya uang, tukang becak, penjual bakso, supir truk atau pejabat kelas teri. Entah itu di kamar hotel pinggiran atau sekadar tidur di semak-semak.
Monday, December 31, 2018
Sunday, December 30, 2018
Puisi: Mereka Bilang Dia Pelakor
Hari berganti seperti itu adanya
Mentari pagi di timur
Raungan anak di kamar mandi
Dan sarapan yang dimasak terburu-buru
Friday, December 14, 2018
Wednesday, August 29, 2018
Thursday, May 24, 2018
Ternyata Jatuh Cinta Itu Tidak Terjun Bebas
Obrolan dengan Melati siang itu membuat saya semakin bimbang. Melupakan dia yang kini dengan Kak Reza—walau gantung—atau tetap mendekati tanpa peduli hubungan mereka.
Monday, May 21, 2018
Cinta yang Tak Kunjung Jatuh!
Tentang cinta, nasib saya memang tak pernah ada bagus-bagusnya. Walau tak sampai pelaminan, minimal cita-cita saya adalah didoakan teman atau kenalan, “Semoga kalian langgeng sampai pelaminan ya.” Hanya itu! Tapi kenapa sampai saat ini tidak bisa?
Friday, April 13, 2018
Gebetan dan Cinta yang Tak Mau Disalahkan
Saturday, March 31, 2018
Sunday, January 14, 2018
Subscribe to:
Comments (Atom)